Cuaca Buruk Bikin Sentral UMKM Tante Kumis Lesu, Pedagang Harapkan Perhatian Pemerintah

suaraluwu@gmail.com
2 Min Read
Cuaca Buruk Bikin Sentral UMKM Tante Kumis Lesu

Kondisi cuaca yang tidak menentu mulai berdampak terhadap aktivitas pelaku UMKM di Kabupaten Luwu. Sejumlah pedagang di kawasan Sentral UMKM Tante Kumis mengaku mengalami penurunan pengunjung, terutama saat hujan turun pada sore hingga malam hari.

Salah satu pelaku UMKM, Ayong mengatakan kawasan kuliner tersebut cenderung sepi ketika cuaca buruk melanda.

“Cuaca tidak mendukung jadi otomatis pengunjung di pelataran atau sentral UMKM Tante Kumis minim pengunjung,” ujarnya, Selasa (21/5/2026).

Menurutnya, kondisi fasilitas di kawasan UMKM juga dinilai belum cukup mendukung aktivitas pengunjung saat hujan turun.

Ia menyebut minimnya area berteduh membuat banyak pengunjung memilih pulang atau mencari tempat lain ketika hujan mulai turun.

“Saat hujan pengunjung malas datang karena di sini masih kurang tempat berteduh,” katanya.

Menurutnya, para pelaku usaha berharap ada dukungan pemerintah untuk membenahi fasilitas di lokasi UMKM agar aktivitas jual beli tetap berjalan meski hujan turun.

Hal serupa disampaikan Rahma, salah seorang pedagang minuman di kawasan tersebut.

Ia mengaku omzet penjualan bisa turun drastis ketika hujan turun sejak sore hari.

“Kalau cuaca bagus biasanya ramai keluarga datang bawa anak-anak. Tapi kalau hujan, kadang sampai malam hanya beberapa pembeli saja,” ungkap Rahma.

Ia berharap ada penambahan fasilitas seperti kanopi atau area teduh agar pengunjung tetap nyaman saat cuaca buruk. Dengan fasilitas yang lebih baik, Ia merasa pengunjung akan tetap ramai.

Sementara itu, seorang pengunjung bernama Aldi menilai Sentral UMKM Tante Kumis memiliki potensi besar sebagai lokasi kuliner keluarga di Luwu.

Namun menurutnya, fasilitas penunjang di lokasi tersebut masih perlu ditingkatkan agar pengunjung tetap nyaman beraktivitas meski hujan turun.

Share This Article