Warga Asal Luwu Ditahan Israel, Keluarga Berharap Presiden Turun Tangan

suaraluwu@gmail.com
2 Min Read
Keluarga Andi Angga Prasadewa, relawan kemanusiaan asal Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, berharap pemerintah Indonesia segera mengambil langkah terkait penahanan Angga oleh pasukan Israel.

Keluarga Andi Angga Prasadewa, relawan kemanusiaan asal Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, berharap pemerintah Indonesia segera mengambil langkah terkait penahanan Angga oleh pasukan Israel.

Angga disebut ikut diamankan saat menjalankan misi kemanusiaan menuju Jalur Gaza, Palestina, bersama rombongan Global Sumud Flotilla.

Paman Angga, Hasrianto Dg. Obe mengatakan keluarga sangat berharap adanya bantuan langsung dari pemerintah Indonesia untuk membantu proses pembebasan keponakannya.

“Yang pertama berharap pemerintah Indonesia untuk dapat membantu membebaskan anak Angga, dalam hal ini Presiden Prabowo. Yang kedua harapan kami selaku keluarga agar secepatnya anak Angga ini dibebaskan dari penculikan tentara Israel,” ujarnya.

Keluarga mengaku cemas setelah menerima kabar bahwa Angga ikut ditahan saat berada di kapal Josef, salah satu armada dalam misi Global Sumud Flotilla. Hal ini karena selama ini Angga tinggal di Bandung sebagai relawan di Rumah Zakat.

Kapal tersebut dilaporkan dicegat pasukan Israel saat berada di wilayah perairan internasional pada Senin (18/5/2026).

Steering Committee Global Sumud Flotilla menyebut kapal Josef dibajak aparat militer Israel ketika sedang menjalankan misi kemanusiaan menuju Gaza.

Salah satu anggota Steering Committee Global Sumud Flotilla, Maimon Herawati, juga membenarkan bahwa Angga termasuk di antara relawan yang ditahan.

Selain relawan kemanusiaan, seorang jurnalis Republika, Bambang Noroyono, juga dilaporkan ikut ditahan dalam insiden tersebut.

Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional, Prof. Sudarnoto Abdul Hakim menyampaikan keprihatinan atas peristiwa tersebut.

Ia juga mendesak pemerintah Indonesia agar segera mengambil langkah untuk melindungi warga negara Indonesia yang disebut ditahan dalam misi kemanusiaan tersebut.

Share This Article