Pembangunan Jembatan Salujambu di Kecamatan Lamasi, Kabupaten Luwu, yang menjadi akses penghubung menuju Kabupaten Luwu Utara kini memasuki tahap akhir. Seluruh pekerjaan ditargetkan rampung pada 31 Agustus 2026 sebelum dapat dimanfaatkan masyarakat.
Jembatan sepanjang kurang lebih 70 meter dan lebar empat meter tersebut terdiri atas konstruksi beton bertulang dan rangka baja. Hingga akhir Juli, bagian jembatan beton telah selesai dan siap difungsikan, sedangkan pemasangan rangka utama jembatan baja telah mencapai sekitar 95 persen.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Luwu, Ikhsan Asaad, mengatakan pekerjaan selanjutnya meliputi pemasangan bondek dan pembesian pelat yang ditargetkan selesai pada 11 Agustus 2026.
“Jembatan beton sudah selesai dan siap difungsikan. Untuk konstruksi rangka baja, progres pemasangan rangka utama telah mencapai sekitar 95 persen,” ujar Ikhsan, Minggu (2/8/2026).
Pengecoran pelat jembatan kemudian ditargetkan rampung pada 12 Agustus. Pekerjaan dilanjutkan dengan pasangan batu dan timbunan oprit hingga 26 Agustus, sebelum memasuki tahap penyempurnaan dan pembersihan yang ditargetkan selesai pada 31 Agustus 2026.
Pembangunan Jembatan Salujambu menggunakan anggaran sekitar Rp13 miliar. Anggaran tersebut merupakan bagian dari Bantuan Keuangan Provinsi Sulawesi Selatan kepada Kabupaten Luwu tahun 2025 senilai total Rp16 miliar.
Keberadaan jembatan tersebut nantinya diharapkan memperbaiki akses masyarakat yang selama ini belum optimal. Selain menjadi jalur penghubung Luwu dan Luwu Utara, akses ini juga dapat menunjang aktivitas sosial dan mobilitas masyarakat antarwilayah.
Jembatan Salujambu juga dinilai penting bagi distribusi hasil pertanian, perkebunan, dan komoditas masyarakat di kawasan tersebut. Akses yang lebih baik diharapkan dapat mempermudah pengangkutan hasil produksi sekaligus mendukung aktivitas ekonomi warga.
Hingga kini, pembangunan masih dalam tahap perampungan. Apabila seluruh pekerjaan berjalan sesuai target, penyempurnaan Jembatan Salujambu dijadwalkan selesai pada akhir Agustus 2026.


