Seorang pria berinisial ON (28) diamankan setelah diduga terlibat dalam serangkaian pencurian di sejumlah wilayah Kabupaten Luwu. Dalam pemeriksaan awal, ON mengaku telah melakukan pencurian dengan pemberatan sebanyak tujuh kali dan menggunakan hasil kejahatannya untuk kepentingan pribadi, termasuk judi online hingga membeli narkotika jenis sabu.
ON diamankan di wilayah Sampano, Kecamatan Larompong Selatan, Sabtu (15/8/2026) sekitar pukul 18.00 WITA. Penangkapan dilakukan setelah sejumlah laporan pencurian diterima dan dikembangkan melalui penyelidikan.
Dari tujuh aksi yang diakui ON, tiga terjadi di wilayah Larompong, tiga lainnya ditangani Polres Luwu, dan satu kasus berada di wilayah Suli. Semua aksinya dilakukan sepanjang tahun 2026. Salah satunya merupakan pencurian di rumah seorang guru di Lingkungan Cappie, Kelurahan Larompong.
Dalam kejadian tersebut, ON diduga mengambil sebuah tas berisi surat penting, kartu identitas, dan kartu ATM milik korban. Modus pencurian dilakukan dengan memanfaatkan kelengahan penghuni rumah. Pada sejumlah aksinya, ON diduga masuk dengan memanjat bagian rumah hingga melalui plafon.
Sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan rangkaian pencurian turut diamankan. Barang tersebut antara lain iPhone 15 Pro, iPhone XR, Infinix Smart 9 HD, Vivo V20, Vivo Y71, power bank, sejumlah tas dan dompet, serta kartu identitas, kartu ATM, dan surat berharga milik korban.
Kasat Reskrim Polres Luwu, AKP Muhammad Ibnu Robbani, mengatakan kasus terungkap berawal dari sejumlah laporan masyarakat yang merasakan keresahan.
Pemeriksaan juga mengungkap modus lain yang diduga dilakukan ON setelah mengambil telepon seluler. Ia disebut menghubungi korban menggunakan nomor lain dan meminta sejumlah uang sebagai tebusan apabila korban ingin ponselnya dikembalikan.
Dalam beberapa aksinya, ON bahkan disebut mengaku sebagai anggota kepolisian untuk meminta data iCloud dan kata sandi ponsel milik korban.
Berdasarkan pemeriksaan sementara, hasil pencurian disebut digunakan untuk memenuhi kepentingan pribadi. Sebagian di antaranya diakui digunakan untuk bermain judi online dan membeli narkotika jenis sabu.
Saat ini, ON masih menjalani pemeriksaan untuk mendalami seluruh rangkaian pencurian yang diduga dilakukannya. Penelusuran juga masih dilakukan terhadap kemungkinan lokasi kejadian lain serta barang bukti yang belum ditemukan.


