Ramai Pembeli dari Luar Daerah! Ini Dia Kisah Usaha Durian Lokal di Batulappa 

suaraluwu@gmail.com
2 Min Read

Sebuah teras rumah di Desa Batulappa, Kecamatan Larompong Selatan, Kabupaten Luwu, kini menjadi salah satu tujuan pecinta durian saat musim panen tiba.

Tempat yang dikenal dengan nama Teras Durian Batulappa tersebut ramai dikunjungi pelanggan yang ingin menikmati durian segar langsung dari petani lokal. Pengunjung tidak hanya datang dari Luwu dan wilayah sekitar, tetapi juga dari berbagai daerah di Sulawesi hingga luar pulau.

Siapa sangka, usaha tersebut berawal dari modal sekitar Rp600 ribu dan kebiasaan pemiliknya membagikan aktivitas makan durian melalui media sosial.

Pemilik Teras Durian Batulappa, Asrianti, mengaku awalnya hanya menjual durian melalui Facebook dengan sistem pemesanan dan pengantaran langsung kepada pelanggan. Namun seiring meningkatnya minat pembeli, banyak pelanggan mulai datang langsung ke rumah untuk memilih dan menikmati durian.

Melihat perkembangan tersebut, teras rumah yang sebelumnya hanya menjadi tempat berkumpul keluarga kemudian dimanfaatkan sebagai lokasi makan durian bagi para pengunjung.

Selain menawarkan durian segar langsung dari petani, Teras Durian Batulappa juga dikenal karena menerapkan sistem garansi. Pelanggan dapat memperoleh penggantian apabila durian yang dibuka ternyata rusak atau tidak layak konsumsi.

Durian yang dijual berasal dari kebun-kebun petani lokal di wilayah Larompong Selatan, khususnya Desa Batulappa. Penjualannya menggunakan sistem pertalaja dengan harga berkisar antara Rp30 ribu hingga Rp100 ribu, tergantung ukuran dan kualitas buah.

Keberadaan Teras Durian Batulappa tidak hanya menjadi peluang usaha pribadi, tetapi juga membantu petani lokal memasarkan hasil panen dengan lebih mudah dan memiliki nilai jual yang lebih baik.

Kini, popularitas Teras Durian Batulappa terus meningkat dengan promosi melalui media sosial. Pengunjung yang datang tidak hanya berasal dari Kabupaten Luwu dan wilayah sekitarnya, tetapi juga dari berbagai daerah seperti Wajo, Bone, Soppeng, Makassar, Pangkep, hingga luar Sulawesi seperti Jakarta, Surabaya, dan Timika, Papua.

Share This Article