Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Luwu dihentikan sementara selama masa libur sekolah yang berlangsung mulai 20 Juni hingga 13 Juli 2026.
Penghentian sementara tersebut berlaku untuk seluruh penerima manfaat program, baik peserta didik maupun penerima lainnya yang selama ini terlayani melalui program MBG.
Dengan mengikuti kalender libur pendidikan, penyaluran MBG diperkirakan berhenti selama sekitar 23 hari. Program dijadwalkan kembali berjalan setelah kegiatan belajar mengajar dimulai pada pertengahan Juli mendatang.
Kepala Bidang SD Dinas Pendidikan Kabupaten Luwu, Syamsi Arif, mengatakan penghentian sementara tersebut merupakan kebijakan dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG)..
Pantauan di SPPG Desa Komba, Kecamatan Larompong, menunjukkan aktivitas distribusi memang telah berhenti sementara. Tidak terlihat aktivitas petugas maupun kendaraan yang biasanya digunakan untuk menyalurkan makanan ke sekolah penerima program.
Pemilik SPPG Desa Komba, Asni, juga membenarkan bahwa penyaluran MBG dihentikan selama masa libur sekolah.
Program tersebut dijadwalkan kembali berjalan setelah siswa kembali masuk sekolah pada pertengahan Juli 2026.
Salah seorang warga Kelurahan Larompong, Harmawan, mengaku tidak mempermasalahkan penghentian sementara program selama masa libur sekolah. Menurutnya, yang terpenting adalah ketersediaan dan kualitas makanan tetap terjaga ketika program kembali berjalan.
“Tidak masalah kalau dihentikan sementara. Yang penting nanti saat masuk sekolah lagi makanan tersedia dan kualitasnya tetap terjaga, termasuk bahan baku yang segar untuk diolah menjadi santapan anak sekolah,” ujarnya.
Harmawan juga berharap pengelola program dapat menjaga konsistensi layanan setelah sempat muncul berbagai polemik terkait program MBG di tingkat nasional.
“Masyarakat setelahnya ingin melihat program ini benar-benar berjalan baik dan konsisten,” katanya.


