Kecelakaan maut melibatkan truk tronton pengangkut ekskavator dan sepeda motor terjadi di Jalan Poros Belopa–Latimojong, Kelurahan Balo-Balo, Kecamatan Belopa, Kabupaten Luwu, Sabtu (5/9/2026) malam.
Seorang anak berinisial A (12) meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara ibunya, R (38), mengalami sejumlah luka dan harus mendapatkan perawatan di RSUD Batara Guru Belopa.
Kecelakaan terjadi sekitar pukul 19.10 WITA. Saat itu, R mengendarai sepeda motor Honda Scoopy bersama anaknya dari arah Belopa menuju Kecamatan Bajo Barat.
Kasat Lantas Polres Luwu, AKP Alwi, mengatakan motor awalnya melaju dengan kecepatan sedang. Ketika menghindari mobil yang terparkir di sisi kiri jalan, motor bergerak ke kanan dan bertabrakan dengan truk tronton yang datang dari arah berlawanan.
“Ibu dan anak bergerak dari timur ke barat dengan kecepatan sedang, menghindari mobil yang sedang parkir di sisi kiri jalan sehingga bergerak ke kanan dan tabrakan dengan tronton dari arah berlawanan,” kata Alwi, Minggu (6/9/2026).
Truk tronton bernomor polisi DD 8819 KB tersebut dikemudikan Hendra (38) dan saat kejadian tengah mengangkut sebuah ekskavator.
Benturan menyebabkan A mengalami luka fatal di bagian kepala dan leher, A dilaporkan meninggal dunia di lokasi. Sementara R mengalami luka terbuka pada lutut kiri serta lecet pada betis dan perut sebelum dibawa ke rumah sakit.
Sopir tronton telah diamankan untuk kepentingan penyelidikan. Kendaraan yang terlibat kecelakaan juga diamankan sebagai barang bukti.
Selain penyebab kecelakaan, asal ekskavator yang diangkut tronton tersebut turut menjadi perhatian. Kepolisian masih mendalami dugaan bahwa alat berat itu berasal dari lokasi Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kecamatan Bajo Barat.
“Untuk dugaan ekskavator dari lokasi PETI itu belum kami pastikan, masih didalami. Namun, kami telah mengamankan barang bukti, mengarahkan korban membuat laporan dan mengamankan sopir tronton,” ujar Alwi.


