3 Periode Bupati Berganti, Bangunan Pasar Modern Larompong Terbengkalai Sepi & Kotor

suaraluwu@gmail.com
2 Min Read

Pasar Modern Larompong di Kecamatan Larompong, Kabupaten Luwu, menjadi perhatian lantaran sebagian besar los yang tersedia masih sepi dan belum berfungsi secara optimal sejak bangunan tersebut diresmikan pada tahun 2018.

Pantauan di lokasi menunjukkan banyak los pasar dalam kondisi kosong tanpa adanya aktivitas jual beli. Debu terlihat menumpuk di sejumlah bagian bangunan, sementara sampah plastik terlihat berserakan di beberapa sudut area pasar.

Sebagian besar pedagang diketahui lebih memilih berjualan di luar bangunan pasar dibanding menempati los yang telah disediakan. Kondisi tersebut menandakan fasilitas yang dibangun untuk mendukung aktivitas perdagangan belum berfungsi sebagaimana yang diharapkan.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Luwu, Erham Lanco, yang meninjau langsung lokasi pasar mengaku prihatin melihat kondisi tersebut.

“Sayang sekali bangunan sebesar ini terbengkalai. Kami akan melaporkan kondisi ini kepada Bupati Luwu agar dapat dicarikan solusi sehingga ke depan bangunan ini bisa dimanfaatkan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Luwu, Ruslang, mengatakan salah satu alasan pedagang enggan menempati los pasar adalah ukuran lapak yang dianggap terlalu kecil untuk kebutuhan mereka dan kurang nyaman.

Menurutnya, keluhan tersebut banyak disampaikan pedagang, khususnya pedagang ikan yang membutuhkan ruang lebih luas dan tidak licin untuk beraktivitas.

Ruslang menjelaskan desain pasar dibuat mengikuti petunjuk teknis pemerintah pusat karena pembangunan pasar menggunakan skema anggaran Tugas Pembantuan (TP).

Ia juga menyebut kondisi serupa tidak hanya terjadi di Pasar Modern Larompong, tetapi juga ditemukan pada beberapa pasar modern lainnya di Kabupaten Luwu.

Selain berdampak pada pemanfaatan aset daerah, tidak berfungsinya los pasar secara optimal juga berpotensi mengurangi pendapatan daerah dari sektor retribusi pasar.

Karena itu, pemerintah daerah kini dihadapkan pada tantangan untuk mencari solusi agar fasilitas yang telah dibangun dapat dimanfaatkan secara maksimal dan memberikan manfaat bagi aktivitas ekonomi masyarakat.

Share This Article