Edukasi Inklusif! KeRen Hadirkan Semangat Pendidikan hingga Pelosok Bastem

suaraluwu@gmail.com
2 Min Read
Program Kemah Relawan Pendidikan (KeRen) Volume 20 menggelar aksi sosial pendidikan selama tiga hari di Desa Kanna dan Desa Buntu Batu, Kecamatan Basse Sangtempe (Bastem), Kabupaten Luwu.

Program Kemah Relawan Pendidikan (KeRen) Volume 20 menggelar aksi sosial pendidikan selama tiga hari di Desa Kanna dan Desa Buntu Batu, Kecamatan Basse Sangtempe (Bastem), Kabupaten Luwu.

Kegiatan tersebut menyasar anak-anak di wilayah pelosok pegunungan Bastem dengan melibatkan 31 relawan dari berbagai profesi dan komunitas sosial.

Perjalanan menuju lokasi ditempuh sekitar enam jam dari Belopa. Para relawan juga membawa sejumlah bantuan pendidikan dan perlengkapan kebutuhan anak-anak.

Pada hari pertama, kegiatan diawali dengan koordinasi tim dan penyusunan strategi pembelajaran sebelum para relawan turun langsung ke masyarakat.

Relawan juga mengunjungi siswa berkebutuhan khusus sebagai bentuk dukungan terhadap pendidikan inklusif di wilayah terpencil.

Memasuki hari kedua, program “Anak Belajar Ceria” digelar dengan menghadirkan suasana belajar interaktif bagi anak-anak di kawasan kaki pegunungan Bastem.

Materi yang diberikan meliputi pelajaran keislaman, Bahasa Inggris, numerasi, literasi digital, wawasan global, hingga kelas sains.

Anak-anak juga mendapat pembelajaran makhraj dan tajwid serta pengenalan dasar jurus pencak silat dari para relawan.

Selain kegiatan belajar, para peserta menerima bantuan berupa Al-Qur’an, Iqro, buku tulis, makanan ringan, dan perlengkapan kebersihan dari donatur.

Di sela kegiatan, relawan turut mengunjungi seorang siswa penyandang tuna daksa yang tetap semangat menghafal Al-Qur’an di tengah keterbatasan akses pendidikan.

Perjalanan relawan kemudian dilanjutkan menuju kawasan puncak Ne’Rura untuk agenda internal dan penyerahan penghargaan kepada sejumlah relawan.

Selama enam tahun terakhir, gerakan KeRen tercatat telah melaksanakan 20 kegiatan pengabdian pendidikan di berbagai daerah pelosok.

Program tersebut melibatkan relawan dari dalam maupun luar negeri yang turun langsung membantu penguatan pendidikan masyarakat.

Kegiatan ini diharapkan dapat terus mendorong kepedulian sosial serta semangat berbagi pendidikan bagi anak-anak di daerah terpencil.

Share This Article