Habiskan Dana Desa Puluhan Juta, Wisata Batu Piak Larompong Kini Terbengkalai

suaraluwu@gmail.com
2 Min Read

Objek Wisata Batu Piak di Desa Rante Belu, Kecamatan Larompong, Kabupaten Luwu, kini sepi dan tak terawat meski sebelumnya dibangun menggunakan Dana Desa (DD) senilai puluhan juta rupiah. Berbagai fasilitas yang pernah menjadi daya tarik wisata terlihat rusak dan tidak lagi dimanfaatkan.

Pantauan di lokasi pada Juli 2026 menunjukkan kawasan wisata dalam kondisi kurang baik. Dermaga kayu tampak lapuk dan patah, sejumlah bangunan dipenuhi kotoran, sementara berbagai fasilitas lainnya mulai mengalami kerusakan.

Rusaknya fasilitas tersebut diketahui dipicu oleh maraknya aksi pencurian dan perusakan yang terjadi di kawasan wisata tersebut.

Batu Piak selama ini dianggap memiliki potensi wisata alam yang cukup besar. Berada di kawasan pesisir dengan panorama pantai dan gugusan batu alami, lokasi ini mudah dijangkau pengunjung karena berada tidak jauh dari Jalan Poros Trans Sulawesi.

Saat masih beroperasi, kawasan wisata tersebut dilengkapi berbagai fasilitas seperti gazebo, warung kopi, anjungan, tempat swafoto, area memancing, toilet umum, hingga deretan kios makanan dan minuman di sepanjang bibir pantai.

Kini kondisi wisata Batu Piak telah sepi, membuat tidak adanya pemasukan yang dapat digunakan untuk biaya pemeliharaan fasilitas tersebut.

Dengan potensi panorama pesisir dan batuan alam yang dimiliki, Batu Piak masih dapat direvitalisasi. Namun, tanpa pengelolaan dan perawatan yang berkelanjutan, kerusakan fasilitas dikhawatirkan akan terus bertambah sehingga manfaatnya bagi masyarakat semakin berkurang.

Hingga berita ini dibuat, belum ada koordinasi lebih lanjut untuk mengembangkan kembali kawasan tersebut.

Share This Article