Peluang kolaborasi pengembangan kendaraan listrik mulai dijajaki di Kabupaten Luwu. Inisiatif tersebut mengemuka dalam pertemuan antara Yayasan Wakaf Universitas Muslim Indonesia (UMI), PT Marlip Indo Mandiri, dan Pemerintah Kabupaten Luwu di Belopa Utara, Senin (27/7/2026).
Dalam pertemuan itu, PT Marlip Indo Mandiri memperkenalkan sejumlah inovasi kendaraan listrik hasil pengembangannya. Salah satunya berupa mini bus listrik yang turut diperlihatkan kepada peserta pertemuan sebagai bagian dari pengenalan teknologi.
Rektor UMI, Hambali Thalib, mengatakan kunjungan tersebut bertujuan memperkenalkan inovasi kendaraan listrik buatan dalam negeri sekaligus membuka peluang kolaborasi dengan pemerintah daerah.
“UMI bersama PT Marlip Indo Mandiri telah menjalin kerja sama dalam pengembangan inovasi. Kehadiran kami di Kabupaten Luwu diharapkan dapat memperkenalkan teknologi kendaraan listrik sekaligus membuka peluang sinergi yang memberikan manfaat bagi pembangunan daerah,” ujarnya.
Peluang kerja sama tersebut mencakup pemanfaatan teknologi kendaraan listrik untuk mendukung berbagai kebutuhan daerah, termasuk layanan publik dan pengembangan teknologi ramah lingkungan.
Menanggapi hal itu, Bupati Luwu Patahudding mengatakan Kabupaten Luwu terbuka terhadap berbagai bentuk kerja sama dalam pengembangan kendaraan listrik selama sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Ia menyebut kendaraan listrik memiliki potensi untuk dimanfaatkan sebagai armada operasional pelayanan publik, seperti kendaraan pengangkut sampah maupun kendaraan pendukung pemeliharaan fasilitas umum.
“Pemerintah Kabupaten Luwu terbuka terhadap berbagai bentuk kerja sama sepanjang sesuai dengan ketentuan dan regulasi yang berlaku,” katanya.
Kolaborasi tersebut diharapkan dapat mendorong pengembangan dan pemanfaatan teknologi inovatif, mendukung pengembangan sumber daya manusia, dan mempercepat pembangunan daerah yang berkelanjutan.


