Tawuran antar kelompok pemuda terjadi di sekitar perempatan lampu lalu lintas Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu, Rabu malam (26/8/2026). Dua kelompok terlibat aksi saling lempar batu hingga membunyikan petasan ke arah satu sama lain.
Bentrokan tersebut diduga dipicu persoalan pemukulan terhadap seorang pemuda yang terjadi sebelumnya. Aksi tawuran sempat mengganggu aktivitas masyarakat di sekitar lokasi, meski tidak ada korban yang dilaporkan akibat bentrokan tersebut.
Berdasarkan keterangan kepolisian, persoalan bermula ketika korban sedang menyaksikan pertandingan voli di sebuah lapangan di Kecamatan Bua.
Saat berada di lokasi, korban didatangi seorang laki-laki bernama Patta. Keduanya sempat berbincang mengenai seseorang sebelum dugaan pemukulan terjadi.
Tidak lama kemudian, seorang laki-laki yang tidak dikenal datang dari belakang dan diduga memukul korban menggunakan tangan hingga mengenai pelipis kanan.
Korban kemudian kembali diduga mendapat pukulan dari laki-laki lain yang juga datang dari arah belakang. Setelah kejadian, kedua orang tersebut meninggalkan lokasi.
Akibat dugaan penganiayaan itu, korban mengalami luka dan bengkak pada pelipis kanan. Kejadian tersebut selanjutnya dilaporkan untuk ditindaklanjuti.
Persoalan kemudian berkembang hingga terjadi tawuran antara dua kelompok pemuda pada Rabu malam. Bentrokan berlangsung di sekitar perempatan lampu lalu lintas Bua dengan aksi saling lempar batu dan petasan.
Tawuran kemudian dibubarkan untuk mencegah bentrokan berlanjut. Situasi di sekitar lokasi dapat dikendalikan dan tidak terdapat laporan korban akibat aksi tersebut.
Kapolsek Bua, AKP Catur, mengatakan tiga orang telah diamankan berkaitan dengan dugaan pemukulan yang disebut menjadi pemicu persoalan.
“Terduga pelaku pemukulan sudah diamankan, tiga orang semua,” ujarnya, Kamis (27/8/2026).
Kedua kelompok pemuda juga diminta tidak kembali melakukan aksi yang dapat memicu bentrokan. Persoalan tersebut diharapkan tidak berkembang menjadi konflik lanjutan yang kembali mengganggu masyarakat sekitar.
Per Kamis (27/8), tiga orang masih diamankan terkait dugaan pemukulan. Sementara penanganan terhadap peristiwa tawuran dan rangkaian kejadian yang melatarbelakanginya masih dilangsungkan.


