Sejumlah siswa di SDN 1 Bonepute, Kecamatan Larompong Selatan, Kabupaten Luwu, terpaksa mengikuti proses belajar mengajar dengan duduk di lantai. Mereka menggunakan meja belajar portabel berukuran kecil karena keterbatasan meja dan kursi di ruang kelas.
Sejumlah foto menunjukkan puluhan siswa belajar di atas alas plastik di dalam kelas. Sebagian di antaranya bahkan mengikuti pembelajaran tanpa menggunakan meja belajar standar.
Seorang guru yang enggan disebutkan namanya mengatakan keterbatasan fasilitas membuat proses belajar mengajar kurang efektif. Meski demikian, para siswa tetap berusaha mengikuti pelajaran dengan semangat.
“Anak-anak sebenarnya tetap semangat belajar, tetapi keterbatasan meja belajar membuat mereka harus belajar di lantai,” ujarnya.
Keluhan serupa disampaikan salah seorang orang tua siswa yang juga meminta identitasnya dirahasiakan. Ia mengaku baru mengetahui kondisi tersebut setelah anaknya meminta dibelikan meja belajar untuk dibawa ke sekolah.
“Saya baru tahu waktu anak saya minta dibelikan meja, katanya mau dibawa ke sekolah karena tidak ada kursi sama meja yang dipakai di kelas,” ungkapnya.
Orang tua siswa berharap pemerintah segera membantu pengadaan meja dan kursi. Menurut mereka, anak-anak membutuhkan fasilitas belajar yang layak, terutama untuk menunjang kegiatan menulis dan mengerjakan tugas di kelas.
Saat dikonfirmasi, Selasa (14/7/2026), Kepala Bidang SD Dinas Pendidikan Kabupaten Luwu, Syamsi Arif, mengaku baru mengetahui informasi tersebut. Ia menyatakan akan berkoordinasi dengan pihak sekolah untuk memastikan kondisi yang terjadi.
Masyarakat berharap pemerintah segera memenuhi kebutuhan sarana belajar di SDN 1 Bonepute agar seluruh siswa dapat mengikuti proses pembelajaran dengan fasilitas yang layak dan nyaman.


